notifikasi peringatan badai petir masuk di laptop.
kurasa 'persetan ah,'
karena begitulah hidup
tak terduga petirnya kapan
tanpa awan gelap atau kelembaban yang menurun,
kala ini, aku percaya, akan ada saatnya kuhirup udara rindu itu lagi
--
Padahal aku sempat menemukan arsip ini sekitar 8 tahun lalu.
Arsip asli dari kata-kata yang kurindukan.
--
Hey, dengarkan aku sejenak tanpa kamu balas atau tatap
aku bosan terperangkap jalanan dan lalu lalang
Melayang pikiran, terpejamku membayangkan
Duduk denganmu di pinggir pantai,
Dengarkan angin, debur ombak, dan hujan
Tanpa aliran kita mendengarkan
Mendekatlah kepadaku, tanpa berkata ataupun bertanya
Aku lelah berlari dalam diam senyum mengembang
Akupun kembali terpejam dan membayangkan
Biarlah kelabu,
Asal ku denganmu
--
Atau mungkin, nanti coba kubenahi ya dimana bisa restorasi dia?