Friday, May 2, 2025

Merotasi, melawan waktu, dan diri

 Menjadi diri sendiri tak pernah sesulit ini, bahwa memerdekakan diri adalah hal yang paling kuingini, dengan segala bentuk caci dan maki. Berdasar asa mendewasan, aku tak mungkin lagi jatuh cinta pada kali pertama, pun menjadi hati yang pertama kali dijatuhi.

Mendewasa ibarat kepakan sayap, bukan berapa banyak kau angkat dan turunkan sayap itu, namun berapa banyak perjuangan yang sudah kau lewati, berapa jauh kau efisien menggunakan angin melewati bulu halus untuk terus bertahan.

Kala lelah, istirahatlah. Cari dahan paling nyaman yang bisa kau temui, untuk kemudian kembali terbang suatu hari. Tanpa rasa haru berlebih, tanpa menoleh ke belakang. Karena bila kau beruntung, ntah pada kepakan ke berapa, hari ke ribu sekian, kau akan kembali pada titik semula. Berkaya dengan semua pengalaman yang kau lewati, kalau mengorbit bumi.

Satu putaran rasa, satu kala senja, tak berkesudahan. Aku merindukanmu, selamanya.

--

No comments:

Post a Comment