Wednesday, May 6, 2026

 Kala nanti aku jatuh cinta lagi

mungkin tak akan pernah sama, dengan jatuh cinta sebelumnya, 

dengan segala rasa dan asa yang pernah hati ini pelajari.

 

bahwa aku pernah jatuh bebas, menikmati dan tiada takut mati.

 

sementara kala ini aku takut ketinggian, melihatnya saja aku gemetar,

bagaimana aku ingin menjatuhkan diri, tak peduli apakah di bawah sana tanah keras atau air menenggelam.

 

bahwa aku terlalu takut merasakan sakit lagi, terhantui dengan segala perasaan yang kualami.

sakit, lelah, lemah, menggigil sendiri..

 

padahal jatuh tak merasakan takutlah yang kucari, 

adrenalin terpompa, terpicu aliran darah dari degup jantung yang semakin cepat,,

 

tak, tidaklah harus jatuh lagi, ataupun mencinta.

bila memang sudah lewat masanya,

apalagi yang kau harap?

selain menjalani.

menunggu mati,

terhantui.

 

dan terlalu indah untuk dikenang, terlalu menyenangkan untuk dibandingkan..  


jadilah ia, temaram yang menghantui kelam dan birunya langit.

 

aku masih menanti, hantumu kembali,

aku bahagia dengan segala kenangan pahit itu...

 Semua orang dengan struggle nya masing-masing.


 "Aku udah embarace aging, Cip.."

Tertegun aku dengan kata-katamu. Dari seorang kawan yang dulu kukenal baik kala kami sama mengambil strata master di eropa..

 

terima kasih sudah mengingatkanku, bahwa waktu adalah kawan dan lawan terbaik.. menjadikannya aliansi adalah pilihan terbaik, manfaatkan, jangan dijauhi. karena dia bisa begitu cepat berlalu tanpa kita sadari... 

 takkan pernah merasakannya bila kau tak di sini...

kau tuk kembali...

izinkan aku mengharap..


ternyata harus menghadapi tahun lainnya di sini... 

--

ntah kenapa aku ingin menonton konser lagi...