Sunday, June 2, 2024

 Menggeledah pembantu saja disertai izin agar tak menyakiti hati. Sementara barangku dipindah-buka begitu saja. Bahkan harus kala aku tak ada. Mungkin betul, wajahku wajah pencuri.

Akupun tak menyangka, ihwal seperih itu menjual yang diberikan ibuku. Berhutang lagi padahal itu milikku. Timpakan saja padaku hal buruk. Biar aku yang tanggung jawab.

Tapi, sudahlah. Berkeluh tak didengar, berpusing tak bersolusi. Bercerita pada kertas, mengisi paru-paru dengan asap. Tertawa seolah tak punya masalah. 

Diamlah, Cip. Mendendam saja. Nanti kita cari lagi. 

- -

Pun aku menyesal bercerita..

Saturday, June 1, 2024

 Sudahlah diri, sudahi saja jualan ceritanya. Tak ada yang mendengar.. biarkan saja. Tertatih kali ini pun akan terlewati jg

Monday, May 27, 2024

 Hujan di pertigaan lampu merah magelang kala itu..


Ah..

Syahdu..

Monday, May 6, 2024

 Betapa marah adalah hal yang sangat kuhindari kini. Terlalu banyak pelarian kubuat dengan segala alasanku.

Jengah, aku begitu mudah marah dengan sedikit saja rasa terpojok.

Dan tentulah, berkawan air ini adalah yang terbaik.

Karena dengan sedikit lupa masalah adalah sebuah hal yang kadang tiba-tiba buat bulir air tertumpah ruah.

Betul, sudah menjauh adalah yang terbaik.

Friday, May 3, 2024

 Balas dendam terbaik adalah dengan tidak membalas apapun. Cukup lakukan yang buatmu tenang, dan senang..

Thursday, May 2, 2024

 Bukankah sudah terlalu sering kita merendahkan diri? Sekadar tak percaya dengan kemampuan atau seutas tak percaya akan ledakan ego buat sesuatu? 

Betul sejatinya manusia sering memilih untuk tak sanggup sendiri. Makhluk bermasyarakat, katanya. Tapi lupakah bahwa Tuhan sudah titipkan begitu banyak nikmat dan mampu yang banyaklah terupa ketimbang dinikmat?

Bahwa nyatanya ledakan atas optimalnya diri bisa buat nyata banyak hal yang bahkan tak termimpi. Bersolek dan bergoreslah demi mudahnya mencapai asa yang teronggok tersapu sepi. 

Butuhmu hanya diri, serta sedikit dorongan agar tak malas jalani hari, juga harap esok hari..

Tuesday, April 30, 2024

 Im obsessed. 

Nyatanya obsesi berlebihan itu tidak baik. 

Hanya buat langkah mundur seolah maju. Perlahan berjingkat turun. 

Monday, April 29, 2024

30 hari lebih tidak menulis. mungkin aku dapatkan sedikit cerita baru dengan roller coasternya kehidupan ini. Beberapa hal terperbaiki, beberapa hal lain membobrok, dan tidak masalah karena hakiki dari hidup adalah terus berubah.
Menjelma jadi sosok baru tidak boleh jadi masalah, karena menjadi hebat adalah jalan pelik yang tak mudah.
Merindu kala kopi sendiri seperti saat ini, mengerjakan hal yang kuingini, atau sekedar bermain permainan yang kuinginkan.
Bersatu, berkerjasamalah, tak perlu buang waktu bila memang bukan hal baik yang dikejar dengan hari yang terus berubah.
--
Satu hari lain, kita harus angkat gelas bersama.

Wednesday, March 27, 2024

 Padahal pada akhirnya kita akan mati. Tak lama lagi. Hanya memudakan diri selalu jadi fana sementara mengisut kerut adalah pengingat berjalannya waktu yang begitu cepat. 

Monday, March 25, 2024

 Mengembali rasa dengan satu saja panggilan tak terjawab darimu. Mengenai hati tak ada yang tahu, karenanya ia adalah rahasia antara manusia dan Pemilik Rasa. Menjadi indah sebab tak terulang, sesekali melihat ke belakang nyatanya sudah terlalu banyak sungging senyum merekah, bukan sebab kuntum kuning dari toko depan rumah, tapi karena tak akan lagi terjalani waktu-waktu yang berlalu.

Perpisahan untuk kembali bertemu sewaktu, merupakan kala yang selalu kutunggu, dalam tulisan-tulisan sains yang kurapikan kembali demi meningkat prestasi, selalu ada rapalan nama diantara rindu menggebu. Mensuci diri sebab hanya pada jasad ini terterima segala alasan yang terbuat logika.

Pertanyaan manusia tak pernah berhenti, tatap seru mata bertemu, sudut tempat bersembunyi dari segala caci maki, hingga pandangan pada langit malam tak berujung tempat paling bisa menerima diri. Di balik awan kita tak bersuara, menjadi saksi bisu, menjadi lantunan lain yang akan kurapal bersamaan dengan segala cita terkejar sementara waktu tak berhenti berputar. 

Membuatku selalu memiliki lagi api, menjadikan aku ingin lebih baik lagi, berprestasi hanyalah batu loncatan untuk menemukan lagi kebebasan yang sudah lama kuberikan. Bahwa segala komentar adalah hak manusia untuk memberi, dan kepandaian mengatur rasa serta asa dalam reaksi, aku semakin pandai menahan diri.

Mari, bertemu lagi pada hawa dingin di luar negara ini.

--

 Ntah kapan lagi kita bertemu, dalam semu rendaan waktu terajut satu persatu.

Pendambaan indah yang tersungkur tenggelam makin jauh, ternikmati cinta, berjinjit-jinjit, betul kuingin jalani waktu dengan sangat pelan, merasakan tiap jengkal bungah rasa tak tergambar kata.

Namun, segala rasa hanya menjejakkan luka.

Bahwa sesungguhnya friksi waktu semakin cepat berlalu, tak beri ampun bagi pejuang berlumur darah, berbalas hanya perih yang tak terhingga.

Kurangkul segala nganga noda, sekalipun rasio berkata berat, namun rasa tak pernah mampu membodohi diri. atas segala kejujuran yang kurasakan sedasa ini. 

Menata lagi laju yang memelan, sangat pelan mendekati berhenti..

--

Tuesday, March 12, 2024

 Sudah pertengahan Maret saja. Tidak terasa guliran waktu memakan segala ego dan keinginan. Amanah bergerak laju tak terhentikan. Merasa bahwa tak berguna adalah ketidakgunaan. Menjadi diam dan terus mencoba dengan asa bersanjung tak henti menguatkan. Satu lagi capaian kecil yang menggerakkan terus ke arah tujuan. "Inilah proses.", Katanya. Mencampakkan semua yang menjadikan tak perlu masuk ke otak hanya terpantul di daun telinga. Biarlah terus membasi tak terpantau, aku ingin merasakan dinginnya dunia dalam hangat selimut tak bertuan.

Berjayalah, berjagalah. Membahana dunia lucu menjadikan satu dengan sandiwara topeng tak perlu tahu apa yang ada di belakangku.

Asal jangan pernah lupa, siapalah kita tanpa semua jubah itu.

--

Wednesday, February 28, 2024

 Tak pernah menjadi beban, selalu tertawa dan jadi diri sendiri, melepaskan segala penat dengan sedikit air campuran suci. Menyenangkan selalu memusuhi dunia yang berbeda. Agar segala harap tercampur sempurna, marilah bergumul dengan segala masalah yang akan kita tinggalkan begitu saja. 

Merasa, bicara, bersentuh, mengalirkan air mata fana.

Aku mencari semua sendiri. dengan segala kebahagiaan tak terperi. Aku membahagiakan diri..

--

Tuesday, February 27, 2024

Repeat order

 Ntah aku harus merasa beruntung atau tidak atas pertemuan ini. Merasa bahwa akulah yang tebodoh atas sebab dunia. 

Bahwa bersamamu adalah hal menyenangkan hanya saja aku tak tahu arah apa yang diakhiri dan dimulai. 

Bersama segala kerumitan yang kompleks terlewati. Kebahagiaan hadir tak terperi. Menjadi buah rasa yang penuhi warna hidup. Dalam kanvas kosong kehidupan dan segala noda, aku terus melukis dengan menerka-nerka kemana lagi kejutan hidup akan menyapa..

Sunday, February 25, 2024

 Mencari kebenaran dan kenyamanan. Menenangkan rasanya mengerjakan yang dibisa dan melakukan pencapaian. Terasa dekat, tak begitu jauh..

Friday, February 23, 2024

 Menyenangkan memang menjalani hidup yang luar biasa ini. Tidak dibantu, dibicarakan di belakang, hingga dianggap melakukan yang tak dilakukan. Berkinerja baik saja tak cukup, mesti berkarya yang baik dan dalam kondisi tak tak baik.

Pun, persetan. Intinya bergerak, berusaha, berkarya. Nanti juga akan ada saatnya berbalik butuh.

Wednesday, February 21, 2024

There is a saying in Japan:

"You can close your eyes to the things you don't want to see. But, you can't close your heart to the things you don't want to feel." 

Tuesday, February 20, 2024

 gara-gara lagu jepang dan prewed di banjir kanal semarang, malem ini sukses bikin kangen masa-masa dulu.

Ah iya, menyenangkan ya?

Kita masih bakal ketemu lagi, kan? Sekalipun mungkin suasananya ga sama kaya dulu..

Iya, dulu..

Monday, February 19, 2024

"The saddest part is when somebory who gives you the best memory, becomes a memory.."

--

Saturday, February 17, 2024

 Susah banget ga tergoda sama baran-barang baru hahaha. asemm.. pingin ini itu dan sulit menahan diri. impulsif itu nyebelin!

Monday, February 5, 2024

 Sesekali membenci diri sendiri dan menyerah, tidak apa-apa, kan?

Sunday, February 4, 2024

 Pulihlah karena waktu, sembuhlah karena memang sudah lalu, lupakan tanpa siapapun yang baru.. see you. :)

Saturday, February 3, 2024

 Dulu denger lagu bisa tiba-tiba galau. suka tiba-tiba pikirannya kemana-mana. Bisa senyum-senyum sendiri karena mungkin lagi ngerasa suka sama seseorang. Bisa juga jadi getir karena tau rasanya ga dibales itu gimana. Hehe.

Hari ini aku berbagi dengan anak-anak muda yang mau lanjut studi dengan merantau. Menyenangkan sekali rasanya bisa lihat antusiasme muda yang belum tau beratnya mendewasa. Hehe. Eh, ga berat sih, cuma butuh kebiasaan saja.

Mungkin akan kuceritakan besok mengenai hari ini. Bahwa berbagi dengan anak muda adalah sebuah kebebasan, dimana aku bisa dengan leluasa mengintip lagi bagian-bagian mana yang kuinginkan untuk kupilih sebagai inti memori. Menjadi pendewasa dan peluruh lara. 

Menjadi muda dan berbangga, berkata besar tanpa takut akan dunia. Menyenangkan rasanya menjadi diri yang tak takut mengapa. Mendewasa dengan bahagia, penuh asa, dan tak perlu rasa curiga.

--

Darmajaya, URL 2024

Friday, February 2, 2024

 Sial, ternyata tidak banyak pekerjaan yang harus kuselesaikan. Rasa takut berlebihlah yang buat ini semua jadi berantaka.. 

Cipta, Cipta. Mana dirimu yang sotoy itu? Kenapa jadi pengecut sekarang??

--

Thursday, February 1, 2024

berusaha mengerjakan semuanya sebaik mungkin saja tak cukup. haruslah dengan segala usaha dan kebaikan yang sesuai dengan harap sekitar.

Menyenangkan karena ada perubahan, menyebalkan karena terus berjuang.

Biarlah, toh akan terasa manis akhirnya nanti kala lihat masa lampau..

--

Ternyata sudah februari... Bulan favoritku, katanya..

Wednesday, January 24, 2024

 Hanya mengurus satu ruang saja, dimana semua kebutuhanku terpenuhi. Dari sebuah layar yang tidak perlu terlalu besar. Sebuah kotak musik yang bisa kunyalakan kapan saja. Setumpuk buku gimik agar aku terlihat rajin membaca, juga kasur tak terlalu besar dimana aku bisa melepas penat dan bermimpi setiap harinya.

Sebentar lagi akan kurasakan kembali semua aroma perjuangan itu, tak perlu berbagi, menjadi seorang introvert seutuhnya yang memakai topeng ekstro kala keluar kandang.

Ah, ruangan yang kuharap akan begitu nyaman nanti. 

--

di antara jenuh berpikir dunia dewasa begitu menyebalkan..

Thursday, January 18, 2024

 Masa lalu yang berat adalah bumbu kebahagiaan, yang membuat kebahagiaan semakin terasa..

 Tak kusangka, kata-kata sederhana dari seorang kecil belum bertanggung jawab atas dosa bisa buat hati sepatah ini..

Merayakan sedih

 Merayakan kesedihan dengan cara yang lebih positif. Aku memilih jalan itu saja. Kenapa banyak yang bertanya bagaimana mengejar diri yang kini betul terlalu banyak kebersyukuran dan tidak terlalu banyak protes dengan keadaan? Penerimaan seringkali disalahartikan ketidakberanian atau bahkan bentuk kekalahan dan ketidakmampuan. Padahal seringkali penerimaan seringkali menjadi solusi terbaik dari beragam masalah dan keributan di benak diri.

Tak perlu mempermasalahkan kekurangan orang, hidup pada akhirnya adalah sebuah prioritas dan bentuk pelajaran. Mengenai pilihan serta pengejaran sebuah asa. Mimpi yang selalu kita yakini dalam asas kehiduipan.

Merayakan kesulitan seringkali menjadi jalan yang kulalui karena permaslahan yang silih berganti menghampiri tak lain hanya sebagai alat tempa untuk menjadi lebih tajam dan berarti. Jadi terima saja segara masalah yang tak lain adalah tungku penempaan diri.

Pandai besi tak akan menempa bahan lembek untuk dijadikan alat perang terbaik. Senjata terbaik pasti berasal dari bahan terkuat dengan proses tempa berkali-kali. Jadi siapkan diri sebagai bahan terbaik untuk menjadi senjata paling kuat!

--

Biarkanlah diriku hidup di bayangmu, meski kau tak sadari itu~~

Muter terus lagunya....

Wednesday, January 17, 2024

 Pembicaraanku mendalam malam ini dengan Aurum berakhir dengan rasa sedih dan berat dalam benak. Mungkin betul, sudah bagian dalam hidup. Sekuat apapun usaha, bila bukan porsi, tak akan pernah menjadi milik. Sudah, terima saja. Waktu yang akan menyehatkanku kembali.

Tuesday, January 16, 2024

Simuda penambang

 Kemarin aku bertemu dengan pengusaha muda. Saat ini masih ikut dengan pamannya yang merupakan seorang general contractor terkemuka di Lampung. Segala kegiatan yang berhubungan dengan pengaspalan jalan di satu kabupaten di Provinsi Lampung merupakan kegiatan yang dia tangani di tahun 2023. 

Jangan ditanya berapa besaran angka yang dikerjakan hanya dalam satu tahun di proyek tersebut. Angkanya fantastis! Sebagai gambaran, dalam kondisi tersebut, pengusaha muda yang kuceritakan barusan saja sudah mampu membeli rumah, kendaraan roda empat, serta proses membangun tambang batu baru di salah satu lokasi yang nantinya akan menyuplai kebutuhan dari pamannya tersebut. Terbayangkah berapa? Hehe..

Luar biasa memang, kala kemampuan bertemu dengan privilege. Kebetulan dia memiliki ketertarikan di dunia usaha, dan memiliki paman yang juga merupakan pesohor kegiatan-kegiatan pembangan jalan di suatu daerah besar.

Segera saja cerewetku tak berhenti. Bagaimana aku bisa tahan melihat potensi muda seperti ini? Segala yang dipunya merupakan impian hampir 90% teman kuliahnya aku yakin. Dia mengamati seksama dan terus memendam diri. Kupikir memang tidak semua muda dapat dan ingin bersaing kini. Terlalu dinikah merasakah zona nyaman? Padahal dengan potensinya, kupikir mampulah dia untuk menjadi setidaknya staff ahli kementerian. Sudah barang tentu dengan polesan dari beberapa mentor dan pengalaman belajar tambahan juga tempaan di dunia teknis.

Tapi sudahlah, mungkin karena pertemuan jg di waktu tidak prime time obrolan kami hanya ngalor-ngidul tanpa arah. Waktu istirahat membuat kami segera berbenah untuk pulang. 

Satu hal yang kuyakini: Privilege merupakan hal yang seringkali jadi poin utama kesuksesan. Namun tentu, tanpa adanya kesiapan, segala kesempatan untuk menjadi beruntung akan menjadi basi, lalu ditangkap oleh orang lain. 

Maka, banyak-banyaklah bersiap agar memiliki kemampuan untuk beruntung. Hehe.

Selamat malam, Dunia...

--

ah, padahal aku masih inign menulis lebih banyak. Hanya kantukku tak tertahan.

Monday, January 15, 2024

Lirik perjuangan, dan tak terlihat

 Bertemu singkat lalu jatuh hati. Tulisan lirik perjuangan, yang berujung kegagalan. Hal yang tentu bisa buat ingat dan hidup di ingatan seumur hidup..

--

Ah terlalu banyak kebahagiaan kulewatkan, begitu banyaknya. Ya.. Begitu banyaknya. Selalu terbangkitkan dan diingatkan kembali oleh sekedar nada indah penuh semangat seperti yang sedang berdendang di telingaku kini.

Tak perlulah bersedih hati karena mimpi yang sudah terlewat dan tak tergapai. Mungkin karena terlalu tinggi? Tenanglah, mimpi tak akan pernah terkubur lalu mati. Ia hanya terlalui karena tak tersampaikan apa yang kau siapkan. Ia akan mengejarmu lagi nanti. Percayalah. Sekalipun kau kubur sedalam perut bumi, mimpimu akan bangkit sekali lagi untuk menghantui...

Ah iya, aku hari ini bertemu dengan atase pendidikan Jerman! Ah. Jerman dengan segala kenangannya. Memang aku mungkin belum siap meninggalkan segala bahagia dan menghadapi realita. Pak atase mendengarkan dengan seksama apa yang kuceritakan dan mimpi yang sempat terlewati. Beliau dengan senyum khas manusia-manusia bumi yang tak berhenti mimpi, mendukung dan kembali mengingatkan bahwa hari ini ada sekumpulan pengalaman yang dijalani dengan berdarah-darah untuk jangan berhenti. 

Aku terlalu bersemangat namun penuh kesibukan untuk menceritakannya sekarang, mungkin akan kuceritakan nanti dalam waktu dekat yang lebih senggang ya...

Oiya, Aku pernah juga bertemu dengan atase pendidikan Prancis, yang juga merupakan kolega beliau, sudah kusampaikan juga dengan keyakinan tinggi bahwa aku akan mengalahkan atase Prancis tersebut. ehehe. Terlalu pongah kah??

Masih ada beberapa PR menulis juga masih ada pertemuan dengan mahasiswa bimbing setelah ini. Aku sedikit lelah karena full bekerja hari ini. Hanya terselip jalan-jalan siang untuk recharge energy yang berakhir tidak sesuai harap. Tapi sudahlah, Tuhan tidak pernah memintamu untuk selalu berhasil. Tuhan hanya memintamu untuk berusaha dan berikan yang terbaik saja. Tinggalkan yang menyakiti, perbaiki diri, kejar mnimpi. 

Aku besok akan daftar tes skolastik dan teh bahasa asing! Ah semoga masih ada seat untukku berkerja dengan baik. Aamiin. Biaya untuk jadi hebat tak sedikit, berfokus saja pada hari ini, besok persiapkan dengan baik karena masih misteri.

Baiklah, aku teruskan menulis jurnal dulu ya, serta tak lupa materi pertemuan dengan mahasiswa bimbing yang terlalu antusias untuk tak kupenuhi. Yes, mari bersemangat!!!

--

Biarkanlah diriku hidup di bayangmu walau kau tak sadar itu - Missing Madeline

ps. harus mulai kuhapus playlist-playlist galau demi kesehatan mental sepertinya.. hmm...

Sunday, January 14, 2024

 Ternyata betul, ketika buah hati sakit, risikonya adalah orangtua menjadi ikut sakit. Hal yang menyenangkan dan terus saja harus dilakukan karena sejatinya menjadi orang tua adalah pilihan.. 

Saturday, January 13, 2024

 Apalah artinya status tinggi, punya segala, terlihat hebat, serta sangat diingini tapi nyatanya menyalahi kodrat? Hingga seperti memilih lari dari tanggung jawab. Kebanggaan dari apa yang ingin dicapai? Sementara, yang ditinggalkan pada dasarnya adalah titipan yang sesungguhnya. Jadi sudahlah, memang pada intinya hidup adalah pilihan, dan berdasar pilihan-pilihan tersebutlah konsekuensi akan dihadapi. Siapkah?

--

Nafas benciku terlahir saat kemunafikan dirimu terungkapkan - D'masiv

Friday, January 12, 2024

 Aku seringkali bingung dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Kupikir kasian sekali laki-laki karena banyak sekali hal yang harus dipikirkan sementara harus terus menanggung semua beban tanpa dipikirkan apa rasanya menanggung beban itu. 

Wednesday, January 10, 2024

 Perasaan kemarin kemarin nulis di sini enak-enak aja tapi gatau kenapa sekarang mulai kerasa berat. Mungkin ga lain karena yang di rumah pakai komputer model lama, jadinya harus aga sabar nungguin loadingnya. Buat gue yang gasuka nunggu memang kelemotan menunggu loading adalah hal yang menyebalkan. Tapi di sisi lain ya buat pelajaran lebih sabar aja, plus milih-milih program yang dibuka biar lebih efisien bekerjanya. Ga semuanya dibuka yang buat lemot karena RAMnya kecil dan procie yang memang udah bukan jamannya hehehe. Mau beli RAM dari kemarin-kemarin kok ya sayang rasanya. Mungkin akan segera gue beli, bulan depan mungkin. Hehehe,. Bulan ini duitnya buat pelatihan aja dulu sama seminar nasional.. Hehehehehe

Tuesday, January 9, 2024

 Ada jenuh sedikit kurasa. Atas segala usaha yang terberi, tak berkembali dengan asa yang terbuimbung tinggi. Mencari dan mencari hidup dan kehidupan. 

Monday, January 8, 2024

 Kemarin tersadarkan betapa kepemilikan dapat berakhir pada kekangan. Jabatan dan kepercayaan hanya sementara, sedangkan relasi selamanya. Jadi berbuat baik sajalah selama masih bisa berbuat baik. Ketikapun tak disukai karena tak mau menabrak aturan tak apa, itu artinya masih dijauhkan Tuhan atas mereka yang tidak baik-baik..

Sunday, January 7, 2024

 Semalam aku bertemu dengan anak-anak muda itu. Kurasa aku iri pada mereka.

Pada kebebasan yang tak berarti.

Pada masalah yang selalu diyakini akan terselesaikan.

Serta semangat yang tak padam terus menyala besar.


Sementara pandangan kagum tak berhenti, aku merasa kecil karena merasa sangat jauh dari tahu apa yang kuingini.

Sepanjang perjalanan kembali, pikiranku melayang tak berhenti.

Betapa masa muda betul lah yang paling membahagiakan...

--

Saturday, January 6, 2024

 Tahun baru, banyak set goal baru. tapi gatau mana yang bakal kesampean sama engga. dari pingin punya keyboard-mouse baru, speaker baru, ponsel baru, sampe publish-publish artikel penelitian baru.. seharusnya semua udah dimulai sekarang. tapi kok malesnya kebangetan ya?

Sunday, December 31, 2023

 Hari terakhir tahun ini. Pada akhirnya hal paling utama yang harus kuhindari adalah berhutang. Utamanya adalah hutang budi. Karena aku sadar aku bukan orang yang bsa mengatur mood dan terus tersenyum. 

Hari ini, hujan sepanjang hari. Di sela mimpi tadi aku mendapat inspirasi. Telah ingin kutulis tapi malas menghampiri. Terlupakan. Sekali lagi. 

Saturday, December 30, 2023

 Ternyata menambah kadar sabar itu mudah. Tinggal kurangi rasa peduli, tambahkan rasa menerima, serta standarkan usaha dan asa. Beres. Hehe.

 Di penghujung tahun, dan ternyata sudah 7 tahun dari shelternya porter robinson keluar!! Damn! Pagi ini dimulai dengan olahraga dan badan yang uda enakan berkat tumbang beberapa hari lalu. Terima kasih sudah sejauh ini berlari ya badan...

Monday, December 25, 2023

 Sebentar lagi pasti akan terbiasa. Cukuplah jaga lisan dan urusi diri. 

 Lepas dari penderitaan itu mudah.. lepaskan saja segala asa pada diri. 

Sunday, December 24, 2023

 Selalu hanya butuh waktu bersabar sedikit saja, agar diri bisa beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Tak perlulah bergantung pada satupun, karena hanya kecewa yang didapat dari sebuah harap. Diri saja sudah lebih dari cukup. 

Diri dulu, baru yang lain. 

Saturday, December 23, 2023

 Beberapa hal memang tidak untuk dipaksakan. Ada kala dimana kita harus menakar diri dan mengambil sikap pasca evaluasi. Tak perlu emosi terikutserta. Biar saja. 

Karena mungkin pada akhirnya betul tak semua orang mampu menjadi pemimpin. 

Friday, December 22, 2023

 Dan percayalah, mulut-mulut itu tak akan berhenti mencibirmu. Pilihannya adalah tetap berfokus pada diri atau menghabiskan tenaga mendengarkan. 

Padahal, diapun tak jauh dari aib yang dia umbar. 

Mengeluhlah pada diri, dan hanya pada diri sendirilah habiskan percayamu.

Thursday, December 21, 2023

 Bila akarnya saja sudah begitu maka buahnya tidak akan jauh dari kualitas nutrisi yang diambilnya. Bilapun busuk tentu akan tidak baik pun hasil yang diberikan pada akhirnya. Karenanya bila sudah tau pangkalnya buruk, semestinya tak mengharap produk berkualitas baik. 

 Terlalu banyak bicara dan berteori. Biar sajalah berjalan dengan inginnya dan tak beratur. Toh, aturannya lah yang dianggapnya paling benar. Tak perlu bertanya mengapa dan bagaimana. 

Wednesday, December 13, 2023

Hey! Aku berhasil temukan lagi tempat curhat! Wkwkw, selain di sini aku punya satu tempat untuk menceritakan segala isi kepala. Lumayan menyenangkan berbagi di sana, sempat intens hingga dua tahun lalu. Namun seiring pekerjaan aku jarang menuang isi pikiran, selain waktu yang sempit, agak sulit juga mengaksesnya. Semalam aku baru saja iseng membuka-buka dan menyenangkan! Selain diingatkan untuk menulis, juga segala hal random bisa pop-up tiba-tiba. Ah, penutupan tahun yang begitu menyenangkan!

Tuesday, December 12, 2023

 Desember! Dan banyak berita bahagia bulan ini. Heheh. tentu dengan sedikit modifikasi dan sandungan sandungan tak berarti. Ah, aku bahagia sekali hari ini! Besok pasti lebihseru! 

Monday, November 27, 2023

Wednesday, November 22, 2023

 Kayanya udah berat ya hidup ini..

Dan ternyata, sudah terlalu banyak yang ninggalin asiknya dengerin radio...

Duh, sedih banget rasanya...

Saturday, November 18, 2023

 Menyiapkan materi, mengajar, meneliti, mengabdi, administrasional. Kupikir ini cukup menyenangkan. Bersyukur saja, banyak yang ingin jadi sepertimu.

Sawang sinawang.. Katanya...

--

Tuesday, November 14, 2023

Degupnya selalu lebih cepat kala dengar ada sosok yang berhasil berangkat ke Negeri Biru itu. Akankah aku bisa kembali lagi untuk membayar rindu??

Sunday, November 12, 2023

 Jangan terikat, nanti mengekang. Merdekalah, karena itulah yang menyenangkan.

Monday, November 6, 2023

Mengerjakan sesuatu yang tak ada habisnya selalu menyenangkan.. Mari kita pulang, berkemas, dan menata diri.

Juga hati.

--

Friday, November 3, 2023

 "Kamu kalo foto itu matanya harus bicara!", katamu sambil mendengus karena kau tetap mengantuk sekalipun pemandangan yang kita baru saja lihat betul-betul indah..

Thursday, November 2, 2023

Bersilih November datang dengan guyuran air langit membasuh kemarau panjang. Hadirnya disertai ribuan syukur rasa manusia dahaga sebab panas berkepanjangan. 

Aku menilik dari kejauhan titik demi titik jatuh ke bumi, buih basa terhirup dengan indah. Aroma yang begitu kunanti setelah sekian lama. Perjalanan panjang yang melelahkan tentu selalu terbayarkan oleh sehari yang membahagiakan. Kita sepakat bahwa semua terlihat mustahil hingga segalanya tercapai. 

Tak berubah, hanya saja lalu lalangnya buat rindu melihat kaca masa lalu dengan rintihan tersembunyi di sudut kamar sembari beberapa bulir kristal mata menemani hati yang terkoyak. Mantra-mantra penutup luka mengisi ulang harap bahwa esok kan lebih cerah seiring matahari menyambut pagi menyapa seraya melambaikan yakin bahwa akan lagi bertemu dengan gelap malam. Kegagalan dan tersungkur dalam puruk adalah hal biasa, tak perlu berheran rasa karena akhirnya kita akan menemui lagi apa apa yang akan buat kecewa.

Rasa hanyalah rasa. Aku tak mampu menggali memori apa yang indah di Bulan ini. Padahal aku percaya, tiap waktu punya cerita...

--


Tuesday, October 31, 2023

 Segera pergi, berganti bulan lagi. Aku segera lagi mengejar waktu berpindah yang kutunggu. Dinginnya sudah lama tak kurasa, hangatnya terlebih lagi. Membumbung tinggi burung beserta harap yang tak terkejar tinggi. Aku menapaki ruang bergerak yang tak lagi menunggu. Sudah terlalu lelah dengan segala administrasi, tapi hanya ini yang bisa kulakukan sementara aku mengejar mimpi.

Selamat tinggal bulan yang pernah menjadi waktu paling kucemasi, mengena pergi dan perpisahan tak tersatukan lagi...

--

Monday, October 30, 2023

 When we're young, we meet people, then they become our friends, and then we think that it's going to last forever. But with the time, most of them go away, and it's not our or their fault, it just happens. Although, in the end, the memories never go away; it can be a simple habit, or a moment. liking it or not, they stay with us.

--

mikasa

Friday, October 27, 2023

Sudah akhir bulan kembali, jerit titik asa mengejar tak terkerjakan. Berbuat baik tanpa sapaan, bernista diri dengan tawa indah sejenak. Tak berderap langkah, senyap, bermimpikan indah. Lara sudah berlalu, terulang lagi sekejap, dalam derai air mata, menjadikan indahnya seringai mimpi buruk jadi tak maya.
Aku ingin lagi berkejaran dengan waktu, tak memikirkan pilihan satu antara dua, tak bergejolak hanya ada ambisi.
Tak berdetail hanya membuat bahaya. menulislah, menulislah. Agar bisa jadi nyatanya kita yang merapatkan diri satu dengan yang lain. Terima kasih, masa lalu. Aku selalu ingin pulang dan menjalaninya, tak hanya sekali, namun berkali-kali..
--

Saturday, October 21, 2023

Memeluk diri

 Sudah tak perlu banyak berpikir. Sudah tak perlu banyak berusaha. Pada akhirnya melakukan apapun akan percuma. Merupa ulang diri dengan segala solek agar terlihat baik, nyatanya semakin menjelaskan diri betapa buruk sosok di balik topeng riya. 

Tubuhnya lelah, hatinya patah. Menyadari bahwa tak ada satupun keburukan berubah indah. Justru merekatkan sulaman lalu satu per satu. Memuat daya baru dengan tertayih, untuk habis tak bersisa. 

Sang baik tentu akan lebih pas bersanding pada yang baik. Berproses tak perlu diganggu. Pulang dengan otomatis hanya takut kehilangan indah sesaat yang semu dan menista dia. 

Betullah, lebih baik diri ini menerima nyata saja. Sudah jelas, salahmu fatal, dan tak termaafkan.

-  

Thursday, October 19, 2023

It’s been a while i still carry the flame. I want to know if i see you again.. see you again..

-

Mika - stardust

Saturday, October 14, 2023

Tempat ini nyaman sekali. Semua orang tidak mengenalku begitupun sebaliknya. Aku senang sekali di sini, karena bisa berbagi tanpa berpikir apa yang ada di belakangku.

Friday, October 6, 2023

Si Ega.


Aku bareng Ega. Src: Dokumen pribadi

 Ega Kartika Aditya namanya. Si gembul yang udah kuanggap saudara sendiri. Terlalu banyak cerita di waktu kuliah yang kulewatin ada dia. Dia terlalu banyak masuk circle2 pertemananku. Dari kance game, circle wisma solehah, sampe urusan KKN yang sebenernya temennya beda2 semua haha. Yang sama paling Baskoro. Tapi dia masih bisa kuhubungi sampai hari ini. Lumayanlah..

Ga, aku kangen. Hehe. foto ini diambil tahun 2017, waktu itu aku ke Semarang ntah buat main atau sekedar ngelepasin penatnya urusan hidup. Rumahmu sudah seperti rumahku juga, orangtuamu pun sudah kuanggap orangtuaku. Pernah kuajak berantem walaupun aku yakin kalo kena sekali aja aku digebuk dia pasti akulah yang bakal pingsan haha. Untunglah waktu kuajak berantem dia ga mau, mungkin doi tau aku selemah itu hahaha.

Perjalanan kuliahku ada aja dianya. Bahkan ospek jurusan pertama kali di Jepara waktu itu, aku nginep di rumah Ega sama si Babas. Dianter sama Om Gurun ke kampus sementara motor baskoro kutitip di rumahnya. Pertama kali aku masuk Excelso Cafe ya sama dia ditraktir sama bapaknya. Begitu banyak cerita yang kulewatin. Waktu dibonceng sepulang kuliah pake revo merahnya, aku kerepotan karena harus ngangkang di belakang. Haha. Indah sekali ya, Ga..

Tau ga sih, beberapa tulisan di blog ini utama mengenai persahabatan atau kegalauan nikahmu sering kumuat di sini. haha. Mungkin kamu gatau lah ya, dulu pas aktif nulis aja aku gapernah cerita suka nulis. Banyak cerita waktu aku di Prancis, termasuk curhat kita bertiga baskoro sering kumasukin ke sini buat pengingat. Bahkan waktu kita ngegame Dota bareng baskoro sama Naafi juga kumuat. Haha.

Sayang, cerita ini udah gabisa aku ceritain ke kamu lagi. Karena you harus pulang ke Allah 2019 lalu. Benar-benar mendadak. Saking kagetnya, bahkan bingung mau ngapain, pecah tangisku setelah sekian tahun tak pernah keluar sedikitpun..

Ga, sekarang kalau rindu dan inget kamu juga segala kebodohan kita di masa lalu, aku cuma bisa kirim doa sembari harap bisa lagi ketemu di surga nanti. Orang baik memang selalu dipanggil lebih dulu, ya. Semoga aku lebih lama dari kamu bukan berarti karena aku lebih buruk, ya. Hehehe.

Tenang di sisi Allah, semoga diberikan tempat yang terang dan nyaman, Ga. Sampai ketemu lagi ntah di mimpi atau di akhirat nanti.

Terima kasih, Ga. Buat segala cerita goblok itu.. 

--

Thursday, October 5, 2023

Dulu, everything has changed dan begin again selalu menjadi lagu favoritku dari penyanyi Taylor Swift dan Ed Sheeran. Hehe. Mungkin betul karena aku mendengarkannya tidak di tanah tumpah darah. Begitu kuat melekat hingga menjadi berarti lagu itu. 
Namun malam ini, lagu-lagu lainnya begitu mengena, ketika kulihat melalui layar kecil mereka bernyanyi dan aku coba mengerti apa saja yang mereka sampaikan.
Begitulah kata dan nada. Selalu bisa menyampaikan apa yang dari hati, bila mendengarnyapun dengan hati. 

Monday, October 2, 2023

Malam ini aku merasakan lagi sulit tidur karena gangguan-gangguan kecil. 
Mengantuk? Pasti, aku sering sekali berlari ke kotak kecil dimana kurasa tak ada yang tahu, aku bisa terlelap dengan nyaman tanpa perlu berpikir keras kala aku di luar pandora ini.
Sudah cukup kuusahakan, bilapun harus terkurung sendiri, kupikir itu akan lebih kupilih ketimbang mengetahu betapa palsu mereka di belakangku.
Aku tahu, dan tentu menjaga jarak beberapa langkah serta senyum formalitas saja kuberikan. Berbaiklah dulu pada diri, mereka tak akan pernah mau mengerti.
--

Sunday, October 1, 2023

Hidup penuh dengan permainan dan kepalsuan memang. Atas segala yang kuketahui, biarlah pertemanan tak asli ini terus berjalan. Relasi yang sudah tak berisikan keinginan saling mengisi. 

Terbahak senyum. Aku lebih suka menyembunyi. 

Sudah Oktober. Hai, memori-memori baru. Aku padamu, semoga kau berkenan tidak sesulit beberapa bulan ini ya..

Saturday, September 30, 2023

Sarang burung besi.

Indahnya menggoda. Src: dokumen pribadi

Lama sekali tidak melalui tempat ini. Rasanya selalu menyenangkan bisa melihat langit-langit tinggi, si burung besi berlalu lalang membawa penumpang beserta ribuan asa. 
Bumbung tinggi seperti harap, ribuan kilometer terlalui dengan segala mungkin tak mungkin. Beserta degupan berkejaran, aku menikmatinya dalam diam. 
mungkin betul aku hanyalah pengecut, yang bahagia menyendiri kala sepi menghampiri, yang memilih pergi kala masalah berkecamuk, yang lebih suka berkendara tanpa arah kala kebingungan menguasai. 
Sudah, aku cukup tenang melihat mereka berkejaran. Tentu akan sampai pada waktunya, entah harus menunggu asbab terlambat pemeliharaan, atau tak bertemu karena berselisip jalan. 
Aku ingin berlama-lama di sini…

Thursday, September 28, 2023

Melayang. Perasaan menggantung dan musik berdentum kencang. 
Berbagai cairan masuk ke kerongkongan, aku merasa badanku tak lagi bisa kukendalikan. Irama bertempo tak pelan terus merasuk telinga. Aku berusaha mengendalikan diri. 
Pikiranku terbebas, sekali lagi. Bahwa kemerdekaan adalah puncak tertinggi sebuah batas keinginan. Menjadikanku tak berkeinginan memiliki. Aku hanyalah aku dan kedaulatanku. Aku berserta serakan hati dan keinginanku. 
Logikaku tak beraturan. Hanya aku sangat menikmati gelak tawa di belakangku. 

Wednesday, September 27, 2023

Monday, September 25, 2023

Rajam hati

Mungkin aku tak akan segera menemuimu lagi. Karena satu dan beberapa hal. Ada kebingungan dan dendam. Namun selalu saja pusaran ingatan menarikku tak tahu ampun. Terus menghantui tak ingin pergi. 
Kupikir segera aku bisa menghindari rajaman kata menusuk hati, nada cemooh terdengar gendang telinga, serta sayatan hina mencabik hati. Tapi aku sudah terlanjur tenggelam, makin lama makin dalam. Terbakar air aku semakin larut, bernafas tak lagi mampu, mengkristal sudah menjadi arsip lain di otak yang tak banyak mampu mensiasati mimpi. 
Kunjungan kali ini hanya berbatas tatapan nanar tak berisi, aku perhatikan sekali lagi, menyibak kabut tak tipis kasat mata buat linglung rotasi mimpi. Sudah menjauh, di sela rindu, di antara derasnya ingin, dan kesadaran atas ketakberdayaanku.
Kusahutkan lagi bisik doa pada langit kelam. Aku tak berteman siapapun, hanya sepi dan pikiran berisik tak berhenti. 
Tak mengapa, aku akan baik saja. Menumpukan diri, memampukan redup asa, terkobar padam, kujalani terpejam. 

Kurindukan nafas, yang terlalu cepat pergi sebelum kutemui..

Friday, September 22, 2023

Menyedihkan sekali beritanya. Bahwa perginya bawa sesal yang kupikir buatku rasa materi serta dunia bukanlah yang kucari semata. Bahwa kepulangan disambut dengan ceria adalah pemandangan yang kuingini sejak awal dulu. Bukan muka masam atau lelah berkepanjangan. 
Selamat jalan, pemimpi kecil. Bahwa akulah yang harusnya menjaga mimpimu. 

Friday, September 15, 2023

tanpa tendensi

sudah seharusnya segala senyum adalah sebuah keikhlasan. bukan karena adanya paksaan atau terselubung niat lain. terulas bahagia tanpa takut akan hari esok. begitu nyala semangatnya hingga segala keluh dunia terpendam sendiri, seluruh masalah terhadapi cukup dengan diri. begitu sumringah atas apa yang terjadi. terkunci pada suatu gedung hingga menyusuri dingin musim dingin dengan sungging senyum sepanjang pedestrian terlalui.

si poni dengan cengir kuda. begitu bisa dia bawa suasana. tak perlu satupun manusia tau hatinya seperti apa. hanya yang ia butuhkan tempat untuk berbahagia. untuk sendiri. untuk membersamai dirinya. karena dia sadar, segala yang ia lakukan hanya untuk dirinya kini. bukan untuk lain apalagi mengenai orang lain. tak pernah bertendensi, tak pernah mengharap kembali. biar, biar saja dia bahagia dengan dirinya saja. cukup segala memori disimpan, tanpa satupun mengintip dan terbuka hati.

mantranya hanya satu, 'sedikit lagi..'

--

menangislah, kan kau juga manusia. mana ada yang bisa berlarut-larut berpura-pura sempurna...

Ah memories.. 

:)

Tuesday, September 12, 2023

Pertemuan yang tak terduga selalu buat debur jantung lebih cepat. Layaknya kaset lawas yang terputar ulang, lagu lama dengan nada yang begitu kukenal buatku menyenandung melodi ringan dengan sungging senyum berhias warna. 
Tak kusangka kudapatimu sekali lagi. Ulasan lengkung bibir yang begitu lekat di memori. 
Terhapus sudah laraku hari ini. Terima kasih untuk segala arsip yang pernah bertulis namamu. 
Kala nanti bertemu lagi, aku ingin menatapmu sedikit lebih lama. Bolehkah?
:)
Masa mudaku sudah terlalu jauh ternyata.. dan terima kasih untuk semua memori yang pernah kulakukan dulu. Aku bahagia, sekalipun mungkin kali ini akan kutinggalkan sekali lagi..

Cipta, salah satu kekurangannya adalah selalu sok-sokan mendorong dan memberi ruang siapapun untuk maju. Sementara dirinya berkorban banyak, dan merasa tertinggal pada akhirnya. Menyebalkan? Iya.

Thursday, September 7, 2023

Terlalu banyak surprise hari ini. Akupun bingung harus memulai cerita darimana. Aku bahagia, tapi ntah bagaimana dengan masa depan. Khawatir tentu ada, tapi mengena aku yang terbiasa dengan hal menyebalkan, kukira aku akan tetap bisa selamat. Tapi sudahlah, tak perlu banyak berpikir. Aku percaya saja semua akan baik-baik saja.

Satu lagi, tak perlulah semua ucap manusia didengar apalagi dimasukkan ke dalam qalbu. Melelahkan...

Wednesday, September 6, 2023

Bila pilihannya adalah menikmati tapi harus menghamba dengan susah hati tapi memiliki kebebasan, sudah tentu aku akan memilih yang kedua.

Semakin banyak alasan, semakin jelas terlihat. Aku sudah tidak mau lagi direndahkan apalagi dipikir tidak mampu. Sudah cukup aku merasakah hal itu, dan mungkin tak akan kujelaskan satu persatu. Cukuplah bicara sekali dua. Bila tak dipercaya lalu buat apa memaksa. Bila dibenci adalah sebuah kepastian, tak perlu berusaha bersolek agar terlihat cantik dan disukai.

Karena pada akhirnya yang menyukai tak akan meninggalkan. Yang menghormati akan tetap menempatkan diri.

Aku menunggu waktu tak bertemu denganmu.

--

Friday, September 1, 2023

 bicarakan hal receh saja, tak perlulah mengenai hal serius apalagi mengenai kesusahan hati. Simpan saja tak perlu berkeluh kesah, tak menyelesaikan hanya akan buat masalah baru. Segera siapkan diri saja untuk diri sendiri, karena memberatkan hari orang lain bukanlah sesuatu yang kuingini..

 is it okay for me to say i hate you?

Friday, August 25, 2023

 aku dengan begitu banyak kesulitan menolak permintaan tolong. dengan kekurangan yang kumiliki saja aku sudah kepayahan. dan sudahlah, aku berusaha memakna dengan baik dan terang bahwa matahari saja tak selalu cerah asbab awan menghalangi sinarnya juga kabut tebal tak bolehkan ia menyentuh bumi.

Biarkanlah saja, aku ingin menghirup udara bebas langit biru itu..

--

Wednesday, August 16, 2023

Menghapus sakit yang kurasa.

Menggelorakan lagi semangat yang naik turun dan sulit untuk distabilkan

Mencari alasan agar hidup kembali bermakna, tak lagi selalu bersedih dan gelap muka.

Kencangkan ikat pinggang, kita akan berjuang sekali lagi!

--
'namun salahkah diriku, bila kupendam rasa ini?'

Monday, August 14, 2023

Move on

Kata sederhana dan mudah diucap tapi tak semudah itu dilakukan. Kurasakan dementor berkali-kali datang sebab kegiatan. Aku sulit sekali merasa lagi. Hanyalah terseling sejenak untuk lalu bergerak lalu.

 Aku berhasil. Setidaknya dengan memulai bersihkan beberapa bagian di meja kerja yang berantakan dan buang beberapa hal yang kupikir tak lagi berguna.. sekarang saatnya istrht dahulu

Sunday, August 13, 2023

Aku bingung harus memulai dari mana.
Hmmm…
Mungkin besok kumulai dari membereskan meja kerjaku dan buang yang sekira tidak perlu. 

Nda

Kehilanganmu ternyata buat luka menganga. Terkilas balik awal bertemu, betapa kilau buat aku begitu bangga. Merawat dengan hati, menjaga agar tak tergores sedikitpun. 

Begitu perih kurasa kala kudapati hantam keras buatmu lantak. Baru kinilah kumiliki perih karena tak bersama. 

Berkatmu pula, masaki begitu indah dan menarik untuk diceritakan. Sebagai bahan bakar menjalani dewasa yang ternyata membutuhi energi luar biasa besar. Bila tidak, mesinmu mati dan akan tertelan di pusaran naif tak berwarna. 

Aku menantikan dirimu kembali.  Segeralah pulang.

Saturday, August 12, 2023

Mabuk

Bertemu kembali denganmu itu bagaikan menenggak bisa. Sementara aku kepayang asbab bersatunya pandangan mata, secara perlahan dan pasti hal itu membunuhku senyap tak terasa. Melalui aorta dan vena kau pompa bahagia dan harap semaumu untuk isi tiap mili buluh darah yang kupunya. Raga layang dan haus segera kurasa, tak terperikan ingin kuteguk sekali lagi rasanya..
Walau berbahaya dan bisa berakibat hilang nyawa, kupikir hal itu sebanding dengan percik bahagia tiap aku lihat binar mata. Halus lembut laku, ketegasan kala tak suka, buatku kaku namun tak berat, persis seperti regukan tiap shot gin dan vodca. 
Sekalipun tak diperbolehkan, dahaga ini betul ingin kupuaskan sekali lagi dengan bubuhkan asa di tiap diam dan lelahku. Mengisinya dengan pelbagai pengandaian dimana aku dan kamu bertemu lagi pada suatu garis waktu. Pada kala aku tenggelam dalam dekapmu. Tanpa pedih atau khawatir yang buat kita lupa dan kehilangan makna berduka. 
Seperti kini, kala aku termenung sakau diselingi angin membisik, ‘Jangan ragu, diapun merindukanmu..’
Terima kasih, untuk segala cerita tertulis, rasa jadi arti, serta asa ternikmati. Aku selalu menantikan tatap sejukmu. Seperti janjimu kala itu, ‘kita pasti bakal bertemu lagi..
Kelak kau kan menjalani hidupmu sendiri, seandainya kau tahu…’
Lalu buat apa menunggu lama. Kala kau sadari tiada lagi jiwa yang bisa menopang bebanmu. Ketika kekuatan terakhir adalah dengan membawa diri dan memaksa hati tidak lagi tergunakan.
Bahwa harap hanya menyakiti.

Thursday, August 10, 2023

Aku hanya menunggu kala tepat menyelesaikan segalanya. Kupikir aku cukup bahagia dengan apa yang tak kumiliki hari ini. Tak perlu bersua maupun bersuara. Aku cukup dengan diriku. Kenyamanan maupun kebahagiaan merupakan tanggung jawab diri yang jangan pernah tergantungkan pada orang lain. Karena kecewa merupakan hal yang pasti dari sebuah harapan pada manusia lain.

Bara semangatnya kini meredup lirih tapi ia lah yang akan membakar segala. Menjadi api besar di puncak jayanya kelak. 

Aku cukup dengan diriku. Dan aku berterima kasihh pada diri luar biasa ini.

-

Wednesday, August 9, 2023

'Sekarang ini, cuma itu yang bisa kujadiin alasan untuk bangkit lagi. You know i'm so hopeless.', ujarku lirih.

Pandangan mata kami bertemu di antara lampu kota di ketinggian bangunan ini. Tatapannya kuat namun ada kilas sedih. Pertemuan tadi buat aku menyadari ada rindu terselip yang selalu disembunyikan, dengan berbagai alasan tertentu. 

'Kita ga sama pasangan kita juga, kita ga akan nyatu, kamu tau kan?', jawaban spontan dengan nada berat yang terasa hingga ulu hatiku. 

'Aku ga pernah bahas soal kita sih, hehehe. Aku cuma happy karena kita bisa ketemu lagi, dan itu udah lebih dari cukup buatku.', jawabku menggantung.

'Ah kamu mah...' jawabnya sembari mendekat..

Perlahan sekali. Bagai detik melambat. Aku ingin waktu memelan, bila perlu berhenti.

Dia mengistirahatkan beban pikirannya di pundakku..

--
'Karena sesungguhnya aku pun tahu, kita tak akan satu..'

Bangkit dari semua deraan ini tidaklah mudah. Antara menghidupi mimpi dan menjalani nyata, sembari berusaha sekuat mungkin menyeimbangkan keduanya bukanlah sesuatu yang tanpa perlu usaha. 
Aku benci harus berusaha tersenyum sementara hati terasa pahit.
Karenanya aku tak henti ingin pergi..